Forum Anak Nasional Adalah wadah bagi anak-anak untuk mengapresiasikan diri kepada seluruh wilayah di negeri ini, karena masing- masing daerah di indonesia membawa aspirasi yang akan didiskusikan pada kegiatan ini.
Banyak kegiatan yang dilaksanakan forum anak nasional 2011, yang diantaranya adalah pembukaan dengan ibu menteri, hal ini sangat menggembirakan karena hal ini merupakan hal yang jarang dapat ditemukan di daerah masing- masing.
Selanjutnya adalah penanaman pohon (penghijauan) hal ini sangat menyenangkan karena banyak terkandung makna didlamnya yaitu anak diharapkan dapat menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar, karena apabila anak saja telah peduli terhadap lingkungan maka akan terus hingga anak menjadi dewasa.
Selanjunya adalah penjamuan makan malam oleh bapak Walikota Surakarta, waw….. hal ini sungguh fantastik karena sangat banyak orang yang menghadiri kegiatan tersebut dan menghibur seluruh Indonesia, dan memberikan suasana baru bagi anak- anak untuk mengetahui ciri khas masakan solo.
Karnaval…… tak pernah terbayangkan jikalau begitu antusiasnya seluruh perwakilan se-indonesia untuk menghadiri kegiatan tersebut, dan semakin meriahnya hal tersebut dengan banyaknya warga sekitar yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan karnaval ini.
Banyak hal yang ingin saya sampaikan akan kegiatan Forum Anak Nasional ini, seperti pertemuan KLA se Asia Pasifik, ketemu bule bule yang tidak mengerti bahasa indonesia… so… harus menggali potensi akan kemampuan untuk berbahasa Inggris..
Semoga Forum Anak Nasional ini mempunyai imbas bagi seluruh anak Indonesia bahwa anak adalah adalah manusia yang sama- sama mempunyai hak dan berhak untuk didengarkan kleinginannya, dan semoga hal tersebut dijadikan acuan pemerintah dalam mengambil kebijakan yang berhubungan dengan anak.
by : M. Riadhussyah, L. Rizky Adipura, Yaumil Agisna Sari
Jumat, 01 Juli 2011
Jumat, 27 Mei 2011
Latihan Peradilan Semu

lambat waktu yang kurasa
akankah semua ini berujung pada kehidmatan
titah keinginan yang ada dibenakku
ingin sekali saya melihat dan menggenggam piala
hanya itu itu dan itu yang ada
akankah semua terjadi....
namun semua masih hanya hayalan dalam kepala
PENGAWASKU membentak demi kami
enggan rasanya ku marah juga dan pula
rasa ini bercampur dengan semangat jua
andai semua sudah kuraih sekarang
dengan segalanya akan kuraih itu pula
indah khayalanku yang ada dikepalaku, hahahaha
langakah dan langkah selalu demi piala
anggap saja latihan ini demi itulah pula....
nestapaku tak pernah ku rasa sekarang, waw waw
semua anganku sekarang menggumpal... wah wah
entar saja rasa lelah ini datang
mungkin semua yang ingin kurasakan
untuk kita semua KPS kan menang,,,
Sabtu, 19 Maret 2011
Kekuatan Raksasa Militer Indonesia Tahun 1960
1960-an, Era Presiden Sukarno.
kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet.
1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.
Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat "Trikora" di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.
Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).
Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari :
1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.
2. 30 pesawat MiG-15
3. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.
4. 10 pesawat supersonic MiG-19.
Pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang.
Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.
Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika, Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi, Surabaya.
Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.
Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal tempur kelas Corvette, 9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 41 helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini, AK-47.
Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.
kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet.
1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.
Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat "Trikora" di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.
Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).
Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari :
1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.
2. 30 pesawat MiG-15
3. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.
4. 10 pesawat supersonic MiG-19.
Pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang.
Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.
Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika, Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi, Surabaya.
Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.
Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal tempur kelas Corvette, 9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 41 helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini, AK-47.
Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.
Kamis, 10 Maret 2011
selamat tinggal

selamattinggalpadamu
haritelahberlalu
sebagaimanaterataimengatupkelopaknya
untukmenyambutharibaru
janganlupabahwa
akuakankembalipadamu
tiada lama lagi
kerinduankumengentaljadidebu
tiada lama lagi
sejenak rasa dalamhembusananginlalu
selamattinggalpadamu
danmasa yang kulewati
pabila di senjakalaingatankitabertemu
kitaakankembaliberbicarakembali
dankauakanmenyanyikanlagu
yangmendalamdanberisi
danpabilatangankitabersua di lain mimpi
kitaakanmembangunmenara
diangkasatinggi
by : idhus
asal- usul Indonesia

Asul-usul dan arti nama Indonesia
Asal-usul atau arti dari nama indonesia, dari mana berasal, dan bagaimana terbentuknya. berikut saya simpan di blog tengkorak sakti ini sebagai dokumentasi untuk bahan bacaan bersama. Dan tentu hal ini penting diketahui demi kelangsungan nilai-nilai sejarah dan demi mengembalikan jati diri bangsa kita yang sekarang nampak mulai banyak dilupakan orang indonesia sendiri.
Asaul-usul nama Indonesia
Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.
Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa).
Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).
Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur).
Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.
Nusantara
Pada tahun 1920, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker ( 1879 – 1950), yang dikenal sebagai Dr. Setiabudi (cucu dari adik Multatuli), memperkenalkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata "India". Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh JLA. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.
Pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit, Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam Bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Sumpah Palapa dari Gajah Mada tertulis "Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa" (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat).
Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra", sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.
Sampai hari ini istilah nusantara tetap dipakai untuk menyebutkan wilayah tanah air dari Sabang sampai Merauke.
Indonesia
Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.
Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:
"... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians".
Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.
Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.
Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan:
"Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago".
Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.
Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.
Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.
Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiƫr (orang Indonesia).
Identitas Politik
Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.
Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.
Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,:
"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."
Di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.
Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda menolak mosi ini.
Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda". Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, lahirlah Republik Indonesia.
Asal istilah nama Indonesia
Nama ” INDONESIA” muncul pertama kali tahun 1850 yang diciptakan/dipakai oleh James Richard Logan (ahli hukum Skotlandia) Menurutnya dia lebih menyukai isitilah geografis “Indonesia” yang bersinonim dengan “Kepulauan Hindia”.
Pendapatnya merupakan penolakan terhadap istilah “indunesians” dan “Melayunesians” yang digunakan oleh George Samuel Windsoe Earl unJustify Fulltuk menyebut penduduk Kepulauan Malayan.
JR Logan menciptakan istilah baru ” Indonesia” untuk menyebut penghuni wilayah gugusan nusantara dan membaginya menjadi 4 wilayah geografis : 1. Indonesia Barat terdiri dari Sumatera, semenanjung Melayu, Kalimantan, Jawa dan pulau-pulau antara. 2. Indonesia Timur Laut terdiri dari Formosa hingga gugusan Kepulauan Sulu dan Mindanao di Philipina hingga Kepulauan Visaya. 3. Indonesia barat daya terdiri dari Pantai timur Kalimantan hingga Papua Nugini termasuk gugusan kepulauan di papua barat, Kai dan Aru. dan 4. Indonesai Selatan terdiri dari gugusan kepulauan selatan trans-Jawa, anatara Jawa – Papua Nugini atau dari Bali hingga gugusan Kepulauan Timor.
Loga adalah orang yang pertama mengenalkan nama “Indonesia”, kemudian Adolf Bastian guru besar Etnologi Universitas Berlin yang mempopulerkannya di dunia akademis selama kurun waktu 1884-1894. Nama Indonesia sudah dikenal sebagai istilah budaya dan geografis, karena secara politis wilayah ini dikuasai Belanda dengan sebutan Nederlandsch-Indie )Hindia Belanda).
Makna politis terminologi Indonesia baru tumbuh setelah abad ke-20, setelah Suwardi Suryaningrat (Ki Hadjar Dewantara) memakainya melalui pendirian biro pers Indonesische Per-bureu saat diasingkan ke negeri Belanda tahun 1913. Th 1922 atas prakarsa Mohammad Hatta mengubah nama Indische Vereeniging menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia yang merupakan organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Belanda yang didirikan tahun 1908.
Era ini merupakan penguatan gerakan pemakian nama “INDONESIA” sebagai penggagti istilah “Hindia belanda” oleh kalangan pemuda dan mahasiswa Indonesia hingga mencapai kemerdekaan. Hal ini juga dibarengi adanya perubahan nama majalah milik Perhimpoenan Indonesia yauti Hindia Belanda menjadi “Indonesia Merdeka ” Sementara itu di tanah air, pergerakan memakai nama “Indonesia” dimulau th 1942 oleh dr.Soetomo pendiri Indonesische Studie Club. Setahun kemudian, Jong Islamieten Bond membentuk Kepanduan National Indonesische Padvinderi (NATIPIJ).
Nama “Indonesia” sebagai suatu negara dan bangsa baru muncul saat Soekarno – Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia tgl 17 Agustus 1945. Kini Indonesia memasuki usianya yang ke-63 usia yang tidak muda lagi, apakah sudah terwujud cita-cita para pendiri negeri ini ?
Sekian sekilas tentang paparan sejarah bangsa indonesia semoga kita tetap tergugah untuk melestarikan nilai-nilai sejarah dan asal-usul diri kita sebagai bangsa yang besar dan bisa memberikan efek positif terhadap motivasi diri para generasi kita kelak untuk tetap menjaga nilai-nila luhur bangsa ini
Minggu, 12 Desember 2010
Sahur Pemuda

Judul tulisan saya saat ini adalah Sahur Pemuda. Adapun saya memilih judul ini, maka kita akan temukan itu nanti ia datangnya. Yang pertama Kita hidup ini harus sesuai tujuan/ cita- cita maka kita harus tahu bagaimana “menuju Indonesia sesuai cita-cita proklamasi 1945”. Titik tolak ini penting sekali, oleh karena bagi bangsa manapun diperlukan adanya sesuatu yang mengikat, dan yang mempersatukannya sebagai bangsa. Dalam konsep negara bangsa seperti Indonesia, yang bukan negara yang dibentuk oleh suatu identitas tertentu seperti etnik, suku, atau agama, maka faktor pengikat itu adalah gagasan yang melahirkannya sebagai bangsa. Latar belakang geografis memang penting seperti yang dikatakan oleh Bung Karno, tetapi di pihak lain seperti dikatakan oleh Bung Hatta, meskipun faktor geopolitik itu penting “tetapi kebenarannya sangat terbatas”. Karena, kalau atas dasar itu saja, maka seluruh Kalimantan harus masuk Indonesia. Latar belakang sejarah juga penting, tetapi juga tidak mutlak, karena Timor Timur memiliki latar belakang sejarah yang berbeda dari propinsi-propinsi Indonesia lainnya. Oleh karena itu, seperti dikatakan oleh Greenfeld, “the only foundation of nationalism as such, the only condition, that is, without which no nationalism is possible, is an idea”.
Yang kedua Di sinilah pemuda berperan secara alamiah, yakni dalam kepeloporan dan kepemimpinan dalam menggerakkan potensi dan sumber daya yang ada pada rakyat, khususnya wilayah Desa. Menurut hemat saya, kalau kita ingin memfokuskan pembicaraan, atau penyusunan strategi mengenai peran pemuda dalam pembangunan, maka konteksnya adalah kepeloporan dan kepemimpinan. Jadi, untuk meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan Desa, tak pernah dikesampingkan peran Pemuda Desa dalam pembangunan ini, tanpa Pemuda Desa siapa lagi yang akan mengembangkan semua yang kita punya, lebih luas wilayah pedesaan disbanding perkotaam dan tak kalah menariknya para pemikir- pemikir sejati dan orang- orang sukses di negeri ini berasal dari Desa, maka dengan itu kita harus membangun kepeloporan dan kepemimpinannya. Di sini ada beberapa pengertian, yang penting adalah tiga aspek: membangun “semangatnya, kemampuannya, dan pengamalannya”. Kepeloporan dan kepemimpinan bisa berarti sama yakni berada di muka dan diteladani oleh yang lain. Tetapi, dapat pula memiliki arti sendiri. Kepeloporan jelas menunjukkan “sikap berdiri di muka, merintis, membuka jalan, dan memulai sesuatu”, untuk “diikuti, dilanjutkan, dikembangkan, dipikirkan” oleh yang lain. Dalam kepeloporan ada unsur menghadapi risiko. Kesanggupan untuk memikul risiko ini penting dalam setiap perjuangan, dan pembangunan adalah suatu bentuk perjuangan. Dalam jaman modern ini, seperti juga kehidupan makin kompleks, demikian pula makin penuh risiko. Seperti dikatakan oleh Giddens “Modernity is a risk culture”. Modernitas memang mengurangi risiko pada bidang-bidang dan pada cara hidup tertentu, tetapi juga membawa parameter risiko baru baru yang tidak dikenal pada era-era sebelumnya. Untuk itu maka diperlukan ketangguhan, baik mental maupun fisik. Tidak semua orang berani, dapat atau mampu mengambil jalan yang penuh risiko.
Maka dengan itu marilah kita semua membangun suatu tekad yang kuat untuk semua ini, pembangunan dimanapun dapat terlaksana dengan tujuan yang mantab dan pelaksanaannya yang sesuai dengan cita-cita proklamasi pasti tercipta dan terlahir, hal itupun takkan pernah terlepas dari pemuda, karena pemudalah yang memikul beban berat dalam menangani kehidupan selanjutnya, tiada pemuda maka tiada pula generasi selanjutnya dalam pemerintahan. Sadarlah wahai para kaum Muda, bangunlah dalam tidur lelap kalian, ketahuilah keadaan Negara kalian, lagu kebangsaan kita mengatakan bangunlah jiwanya, bangunlah raganya, maka sudah dengan gamblang kita diajak agar terlebih dahulu bangun dulu dengan kesadaran jiwa masing- masing tentang keadaan ini dan melukan dengan kekuatan badan masing- masing apa saja yang berguna demi pembangunan Indonesia tercinta ini yang tidak terlepas dari peran Desa seutuhnya.
Minggu, 18 Juli 2010
support kami (anak)


Perampasan hak- hak anak tidak hanya dilakukan hanya karena perlakuan orangtua, tapi pada saat ini hal yang paling jelas adalah dilakukan oleh pemerintah karena pada hakikatnya adalah pemerintah harus memberikan support kegiatan- kegiatan anak yang telah jelas di atur oleh Undang- Undang yang bertujuan agar anak mampu tumbuh kembang sesuai dengan perkembangan umur dan kondisi social masyarakat yang ada di sekelilingnya yang sangat mereka butuhkan demi menjalankan masa depan yang masih sangatlah panjang.
Tidaklah heran saat ini melihat kondisi anak- anak melakukan hal- hal yang sifatnya negatif, semua itu merekan lakukan karena kebanyakan dari mereka kekurangan melakukan aktiifitas yang positif sehingga mereka melakukan kegiatan yang belum jelas apakah mereka bisa memikirkan hal tersebut positif atau negatif. Hal seperti itu juga sebagai wujud dari ketidak pedulian pemerintah terhadap kondisi anak, ia tidak punya wadah untuk menyalurkan aktifitas yang positif sehingga jalur negatif tak bisa ia hindarkan, apakah ini akan terus dibiarkan membuat generasi penerus bangsa akan hancur karena tidak adanya kepdulian.
Kepedulian bangsa terhadap anak seharusnya tidak hanya pada dibuatnya aturan, tapi bagaimana implementasi dari aturan yang sudah ada, anak tidak cukup dengan hanya diaur oleh kertas- kertas yang biasa dijadikan penentu kehidupan seseorang, tetapi bagaimana selembar kertas itu benar- benar dilakukuan untuk melindungi hak- hak anak dan memberikan support yang penuh akan kehidupan tumbuh kembang seorang anak.
Pada dewasa ini kepedulian terhadap anak sudahlah berlangsung baik pada pembicaraan, tetapi pada realisasi kebutuhan untuk aktifitas anak ia selalu berdalih kekurangan inilah, itulah. Apakah ini yang terus dijadikan alasan untuk membangun karakteristik pembangunan bangsa tuk kedepannya yang selalu banyak alasan untuk tidak ingin membantu terwujudnya generasi yang benar- benar kita impikan di kemudian hari atau mungkin para pejabat diatas sana tidak pernah merasakan hal- hal yang namanya anak (langsung besar) sehingga mereka hanya bisa berjanji tanpa bisa meberikan bukti yang sesuai akan janji mereka.
Tidak bisa dipungkiri apabila pemerintah kurang memberikan kepedulian maka hal tersebut akan ditiru pula oleh khalayak ramai. Maka daripada itu untuk mewujudkan negeri yang ramah anak dan generasi yang bersemangat membangun masa depan tidak akan terwujud karena komponen- komponen yang mendukung hal tersebut tidak jelas dalam memberikan dukungan yang pasti terhadap kehidupan anak kedepan.
Bayangkanlah apabila anak tidak lagi diberikan support oleh siapapun, ia akan menjadi seorang yang tidak jelas tingkah lakunya sehingga tidak akan ada lagi yang namanya generasi yang lebih baik, yang ada hanyalah generasi baru yang tidak lebih baik dai generasi sebelumnya dan hal tersebut karena kurang support dari kita bersama terutama PEMERINTAH.
Sabtu, 05 Juni 2010
FACEBOOK
Increasing of technology communication that make many way to communicate with all over people in the world, and facebook is one way to do that. Almost people know about facebook. It had many link in much nation in this world, so that can make little time increase about it condition. Facebook raise very fast and that very unbeliefable because it born in 2006, but now the members around more than 250 milions peoples in this world.
In a way of life about facebook many controversy about influence for crime condition of this even. In approve side said as “ facebook very usefull because in facebook can find friends and that we are can make link with another people in other nations, so we can take and give information of culture, technology and condition national. Facebook give news of what happen around me or far of my stand here, so.. you never late to have new information if you open facebook. Facebook make me enjoy, if you stress you can open up your mind and write down in your state and your friens will reply your state, so you and he/ she re-reply that, so you can enjoy whatever your condition because you have share your trouble and I believe that is strong”. But in other side said as “ facebook is useless because facebook make the crime increasing in many happened like now such as freesex. Sex in long time a go is not to do if we are have not married, but for now sex is usual activity if a couple like so we are can be do that whenever, facebook not only make broken moral in sex, so you must see what the condition if anyone can share everything in it state, so she/he can interact belasphemy with everyone in facebook, for example : in Magelang, one of studend not like one teacher in his school, so he write his state said as “I hate Mr.I…….. he must die now, he is busyiet”, when the teacher know that, so the students and teacher have trouble because facebook”.
Fecebook is controversy, that only we hear everyday. But in my hand side, facebook is usefull if to make be beter of yourself with a health activitie solve trouble and only positif effect, and facebook is useless if one make that to be negative effect like sex, drugs and belasphemy.
Increasing of technology communication that make many way to communicate with all over people in the world, and facebook is one way to do that. Almost people know about facebook. It had many link in much nation in this world, so that can make little time increase about it condition. Facebook raise very fast and that very unbeliefable because it born in 2006, but now the members around more than 250 milions peoples in this world.
In a way of life about facebook many controversy about influence for crime condition of this even. In approve side said as “ facebook very usefull because in facebook can find friends and that we are can make link with another people in other nations, so we can take and give information of culture, technology and condition national. Facebook give news of what happen around me or far of my stand here, so.. you never late to have new information if you open facebook. Facebook make me enjoy, if you stress you can open up your mind and write down in your state and your friens will reply your state, so you and he/ she re-reply that, so you can enjoy whatever your condition because you have share your trouble and I believe that is strong”. But in other side said as “ facebook is useless because facebook make the crime increasing in many happened like now such as freesex. Sex in long time a go is not to do if we are have not married, but for now sex is usual activity if a couple like so we are can be do that whenever, facebook not only make broken moral in sex, so you must see what the condition if anyone can share everything in it state, so she/he can interact belasphemy with everyone in facebook, for example : in Magelang, one of studend not like one teacher in his school, so he write his state said as “I hate Mr.I…….. he must die now, he is busyiet”, when the teacher know that, so the students and teacher have trouble because facebook”.
Fecebook is controversy, that only we hear everyday. But in my hand side, facebook is usefull if to make be beter of yourself with a health activitie solve trouble and only positif effect, and facebook is useless if one make that to be negative effect like sex, drugs and belasphemy.
Terserah.......
Orang bilang kamu biasa, aku terserah
Orang bilang kamu manja, aku terserah
Orang bilang kamu aneh, aku terserah
Semua terserah semua baik untukmu
Takkan pernah ada kata sedetikpun untuk melupakanmu
Apalagi tuk mengatakan kau itu lemah
Aku semua, aku seluruh, aku sehingga mencintaimu
Walaupun itu terserah,
Karena itu terserah ku lakukan untukmu, hanya seorang
Terserah itu yang dapat kuberikan,
Walaupun ku tak pernah tahu,
Apakah kau terserah menerimaku dengan terserah pada hari esok…
Orang bilang kamu manja, aku terserah
Orang bilang kamu aneh, aku terserah
Semua terserah semua baik untukmu
Takkan pernah ada kata sedetikpun untuk melupakanmu
Apalagi tuk mengatakan kau itu lemah
Aku semua, aku seluruh, aku sehingga mencintaimu
Walaupun itu terserah,
Karena itu terserah ku lakukan untukmu, hanya seorang
Terserah itu yang dapat kuberikan,
Walaupun ku tak pernah tahu,
Apakah kau terserah menerimaku dengan terserah pada hari esok…
Jumat, 12 Februari 2010
SERAGAM
SERAGAM
Ukh….. terasa selalu penat dihatiku
Resah ku tak bisa tahan
Dengar ocehan dari bapak guru
Sakit telingaku, perih badanku
Bosan karena selalu itu yang kudengarkan
Terkadang ia marah dengan keadaanku
Karenaku hanya memandang kosong tanpa mengerti
Dengan ajaran yang tak ku ingin mengeri…
Terasa dekat dengan dunia luar sekarang
Karena semua kan kulepas
Atribut, seragam dan seglanya
Yang intinya bercorak sekolah….
Aku kan lepaskan,,,,,,,,,,, semua itu ……………
Dengarkah engkau dunia……
Aku teringat segalanya,,,,,,
Disaat aku menutup mata temanku dengan kata- kata bahagia
Disaat pak guru menghkumku karena tak kukerjakan PR
Disaat dihukum karena tak bawa topi saat upacara..
Kenangan, kenangan, dan kenangan apakah ini yang akan terasa
Berat yang tak bias ku tahan………
Aku rindu atributku, seragamku dan segalanya…………..
Yang membawa hidup menuju impian selanjutnya……………….
Senin, 08 Februari 2010
trawangan.........
Ngantuk terasa setalah tidur semalaman, aduh males banget rasanya melakukan aktifitas apapun, maunya istirahat terus hingga liburan usai, tetapi tiba- tiba ada kejutan dari ibunda tercinta, “kita bakalan liburan tahun baru tidak di sini” ujarnya. Hal tersebut membuatku serentak terkaget apakah yang kudengar pagi ini benar-benar kenyataan atau masih dalam buaian mimipi indahku tadi malam.
Berjalan sedikit dari ranjang tidurku sambil ku geliatkan badan ini agar bisa mudah bergerak saat bangun di pagi hari, kubuka pintu dan kulihat 2 orang yaitu ibu dan kakak dan akupun bertanya “bener nggak kita bakalan tahun baru nggak di sini” ujarku, tapi mereka terdiam (membuatku kebingungan dan merasa malu dengan pertanyaanku yang telah aku lontarkan). Mereka tetap saja terdiam hingga aku kembali ke kamar dan menyalakan laptop untuk mengecek status terbaru FB dari teman-teman.
“yan cepat mandi kita mau berangkat” kata kakak sambil membentak di depan kamarku, aku terkaget dan keluar kamar menanyakan tentang semua ini, kemana sih kita, aku bingung dengan tidak ada yang menjawab pertanyaanku, tiba-tiba terdengar suara dari adikku “go to Trawangan” , akupun terhenyak diam sambil mikir-mikir (benar nggak ya mau kesana, “keajaiban deh”).
Dim- Dim terdengar bunyi bel mobil yang sudah ada di depan rumah sedangkan aku belum mandi, sehingga lantas ibu membentakku dan mengatakan “cepat mandi,yan!!!”. Mendengar kata-kata itu akupun berjalan mengambil handuk dan menuju kamar mandi dan mandi pada saat itu juga walaupun dengan keadaan tergesa-gesa, biasalah mandinya anak-anak cowok (rata-rata cepat dan relative bersih). Aku selesai mandi tetapi semua telah memasukkan tas kedalam mobil, aku bingung “mau bawa apa ya”, akhirnya dengan hanya membawa tas handycam yang berisi camera digital dan handycam yang menemaniku untuk pergi ke Trawangan.
Perjalanan berjalan begitu cepat, sehingga kami telah sampai di Bangsal, tempat ini merupakan tempat singgah menuju Trawangan karena Lombok dan Trawangan itu pisah, jadi perlu menaiki perahu demi melanjutkan perjalanan menuju Trawangan. “aduh basah” terdengar suara dari orang di depanku karena kalau mau naik perahu harus basah dulu (maklumlah perahunya nggak bagus-bagus amat).
Akhirnya sampai juga di Trawangan, pasir putih, dan penuh dengan aktifitas yang terlihat pada pandangan pertama. Walau terlihat aneh tapi inilah liburanku yang diperkirakan menyenangkan, tetapi aku tidak percaya dengan perkataan orang-orang yang selalu bilang kalau liburan di Trawangan sangat menyenangkan bagaikan terasa di surga dunia.
Keringat mencucur sembari menemani dekapan kaki sedikit demi sedikit untuk menuju tempat penginapan, waduh susahnya cari penginapan (maklumlah musim liburan dan tahun baru lagi), tetapi setelah lelah mencari akhirnya ketemu juga suatu penginapan yang sesuai keinginan (sesuai harga dan lokasi) dengan harga yang bisa dikatakan agak relative murah dengan suasana yang sangat membutuhkan penginapan saat ini (konon katanya, kalau musim tahun baru banyak yang nggak dapat kamar, akhirnya tidur di pantai deh). Hal tersebut yang membuat aku agak bersyukur karena tuhan masih kesempatan untuk ada tempat menginap malam mini.
“panas” terdengar selalu dari sebelah kamar dan kakakku karena suhu di Trawangan sangatlah panas, sehingga akupun membuka baju dan keluar untuk membeli jus, gila harga jusnya 15 ribu siapa yang nggak kaget mendengar si penjual berkata segitu (waduh seminggu disini langsung KanKer jadinya), tetapi sesuailah dengan keadaan yang begitu panas dan harga yang dipatok adalah sesuai dengan harga bule-bule yang ada di wilayah tersebut.
Sorepun menjelang dengan diiringi oleh awan yang menutupi wilayah kami sehingga banyak orang bilang kalau hari ini bakalan hujan (katanya tiap malam tahun baru selalu hujan), tetapi aku harap itu tidak kejadian karena malam tahun baru hujan bagaimana dengan perayaan kembang api, kan nggak akan bisa dilaksanakan. Adzan magrib telah terdengar serentak membuatku pergi ke Surau (Masjid bahasa Melayu) untuk melaksanakan kewajiban yang telah diturunkan oleh Tuhan yang maha esa.
Haripun mulai gelap sehingga keadaan dipinggir pantai mulailah sepi karena keadaan mendung sehingga orang orang nggak bisa ngeliat sunset dan membuat banyak orang kecewa dengan keadaan saat ini. Bulan sudah mulai terlihat walau tertutup oleh awan mendung yang membuatku setiap detik ingin berdoa agar mala mini tidak terjadi hujan, amin.
Wuhu…..wuhu….. beserta tepuk tangan mulai terdengar menandakan orang-orang mulai menyalakan kembang api yang memancarkan suara yang begitu keras (bahasa sasaknya itu Mercon). Aku melihat jam tangan ternyata msih jam 8 malam, tetapi perayaan disini sudah mulai riang dan ramai yang sangat beda dengan di wilayah tempat tinggalku yang biasanya menyalakan mercon saat tepat pukul 00.00. Sangat indah malam itu membuatku terbuai dengan keadaan yang sangat memanjakanku dengan segala suasana yang ibaratnya nyaman banget deh.
Huaaaaammm….. kepalaku terasa ngantuk tetapi kutahan hingga detik-detik pergantian tahunpun terjadi, semua bersorak dan diiringi oleh ledakan kembang api yang tak henti-hentinya memberi suasana lebih hidup dan sangat menggembirakan. Terasa aku berjalan dengan seorang wanita cantik memakai baju berwarna kuning dengan penampilan sangat sexi dan sangat manis menuju dermaga dengan mengayunkan tangan secara bersamaan (kayak sinetron itu lho). Lalu ia meberikan aku sebuah kecupan hangat dari bibirnya untuk pipiku dikala pergantian tahun antara tahun 2009 dan 2010.
Waw…… terasa sangat menggembirakan malam ini hingga akupun larut dan tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 02.12, akupun berjalan kembali dengan wanita tersebut menuju tempat penginapan masing-masing, teapi saat dalam perjalanan tepat diantara jalan meunuju penginapan dia memberikan aku kecupan lagi yang begitu indah dan kamipun sampai ditempat masing-masing dalam keadaan bahagia, tetapi aku merasa aneh kok tiba-tiba ada suara orang yang berkata “ yan pindah sana, jangan disini didalam kamar aja” serentak aku terkaget dengat sangat lalu melihat kedepan ternyata ada ibuku memandangiku didepan kamarku sedang tertidur, berarti kejadian yang tadi itu dengan perayaan tahun baru tersebut hanyalah mimpi indahku karena ibu berkata kalau aku tertidur didepan kamar sejak pukul 22.00, jadi gimana mau ngerayain tahun baru kalau tidur jam segitu ujarnya.
trawangan...
Ngantuk terasa setalah tidur semalaman, aduh males banget rasanya melakukan aktifitas apapun, maunya istirahat terus hingga liburan usai, tetapi tiba- tiba ada kejutan dari ibunda tercinta, “kita bakalan liburan tahun baru tidak di sini” ujarnya. Hal tersebut membuatku serentak terkaget apakah yang kudengar pagi ini benar-benar kenyataan atau masih dalam buaian mimipi indahku tadi malam.
Berjalan sedikit dari ranjang tidurku sambil ku geliatkan badan ini agar bisa mudah bergerak saat bangun di pagi hari, kubuka pintu dan kulihat 2 orang yaitu ibu dan kakak dan akupun bertanya “bener nggak kita bakalan tahun baru nggak di sini” ujarku, tapi mereka terdiam (membuatku kebingungan dan merasa malu dengan pertanyaanku yang telah aku lontarkan). Mereka tetap saja terdiam hingga aku kembali ke kamar dan menyalakan laptop untuk mengecek status terbaru FB dari teman-teman.
“yan cepat mandi kita mau berangkat” kata kakak sambil membentak di depan kamarku, aku terkaget dan keluar kamar menanyakan tentang semua ini, kemana sih kita, aku bingung dengan tidak ada yang menjawab pertanyaanku, tiba-tiba terdengar suara dari adikku “go to Trawangan” , akupun terhenyak diam sambil mikir-mikir (benar nggak ya mau kesana, “keajaiban deh”).
Dim- Dim terdengar bunyi bel mobil yang sudah ada di depan rumah sedangkan aku belum mandi, sehingga lantas ibu membentakku dan mengatakan “cepat mandi,yan!!!”. Mendengar kata-kata itu akupun berjalan mengambil handuk dan menuju kamar mandi dan mandi pada saat itu juga walaupun dengan keadaan tergesa-gesa, biasalah mandinya anak-anak cowok (rata-rata cepat dan relative bersih). Aku selesai mandi tetapi semua telah memasukkan tas kedalam mobil, aku bingung “mau bawa apa ya”, akhirnya dengan hanya membawa tas handycam yang berisi camera digital dan handycam yang menemaniku untuk pergi ke Trawangan.
Perjalanan berjalan begitu cepat, sehingga kami telah sampai di Bangsal, tempat ini merupakan tempat singgah menuju Trawangan karena Lombok dan Trawangan itu pisah, jadi perlu menaiki perahu demi melanjutkan perjalanan menuju Trawangan. “aduh basah” terdengar suara dari orang di depanku karena kalau mau naik perahu harus basah dulu (maklumlah perahunya nggak bagus-bagus amat).
Akhirnya sampai juga di Trawangan, pasir putih, dan penuh dengan aktifitas yang terlihat pada pandangan pertama. Walau terlihat aneh tapi inilah liburanku yang diperkirakan menyenangkan, tetapi aku tidak percaya dengan perkataan orang-orang yang selalu bilang kalau liburan di Trawangan sangat menyenangkan bagaikan terasa di surga dunia.
Keringat mencucur sembari menemani dekapan kaki sedikit demi sedikit untuk menuju tempat penginapan, waduh susahnya cari penginapan (maklumlah musim liburan dan tahun baru lagi), tetapi setelah lelah mencari akhirnya ketemu juga suatu penginapan yang sesuai keinginan (sesuai harga dan lokasi) dengan harga yang bisa dikatakan agak relative murah dengan suasana yang sangat membutuhkan penginapan saat ini (konon katanya, kalau musim tahun baru banyak yang nggak dapat kamar, akhirnya tidur di pantai deh). Hal tersebut yang membuat aku agak bersyukur karena tuhan masih kesempatan untuk ada tempat menginap malam mini.
“panas” terdengar selalu dari sebelah kamar dan kakakku karena suhu di Trawangan sangatlah panas, sehingga akupun membuka baju dan keluar untuk membeli jus, gila harga jusnya 15 ribu siapa yang nggak kaget mendengar si penjual berkata segitu (waduh seminggu disini langsung KanKer jadinya), tetapi sesuailah dengan keadaan yang begitu panas dan harga yang dipatok adalah sesuai dengan harga bule-bule yang ada di wilayah tersebut.
Sorepun menjelang dengan diiringi oleh awan yang menutupi wilayah kami sehingga banyak orang bilang kalau hari ini bakalan hujan (katanya tiap malam tahun baru selalu hujan), tetapi aku harap itu tidak kejadian karena malam tahun baru hujan bagaimana dengan perayaan kembang api, kan nggak akan bisa dilaksanakan. Adzan magrib telah terdengar serentak membuatku pergi ke Surau (Masjid bahasa Melayu) untuk melaksanakan kewajiban yang telah diturunkan oleh Tuhan yang maha esa.
Haripun mulai gelap sehingga keadaan dipinggir pantai mulailah sepi karena keadaan mendung sehingga orang orang nggak bisa ngeliat sunset dan membuat banyak orang kecewa dengan keadaan saat ini. Bulan sudah mulai terlihat walau tertutup oleh awan mendung yang membuatku setiap detik ingin berdoa agar mala mini tidak terjadi hujan, amin.
Wuhu…..wuhu….. beserta tepuk tangan mulai terdengar menandakan orang-orang mulai menyalakan kembang api yang memancarkan suara yang begitu keras (bahasa sasaknya itu Mercon). Aku melihat jam tangan ternyata msih jam 8 malam, tetapi perayaan disini sudah mulai riang dan ramai yang sangat beda dengan di wilayah tempat tinggalku yang biasanya menyalakan mercon saat tepat pukul 00.00. Sangat indah malam itu membuatku terbuai dengan keadaan yang sangat memanjakanku dengan segala suasana yang ibaratnya nyaman banget deh.
Huaaaaammm….. kepalaku terasa ngantuk tetapi kutahan hingga detik-detik pergantian tahunpun terjadi, semua bersorak dan diiringi oleh ledakan kembang api yang tak henti-hentinya memberi suasana lebih hidup dan sangat menggembirakan. Terasa aku berjalan dengan seorang wanita cantik memakai baju berwarna kuning dengan penampilan sangat sexi dan sangat manis menuju dermaga dengan mengayunkan tangan secara bersamaan (kayak sinetron itu lho). Lalu ia meberikan aku sebuah kecupan hangat dari bibirnya untuk pipiku dikala pergantian tahun antara tahun 2009 dan 2010.
Waw…… terasa sangat menggembirakan malam ini hingga akupun larut dan tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 02.12, akupun berjalan kembali dengan wanita tersebut menuju tempat penginapan masing-masing, teapi saat dalam perjalanan tepat diantara jalan meunuju penginapan dia memberikan aku kecupan lagi yang begitu indah dan kamipun sampai ditempat masing-masing dalam keadaan bahagia, tetapi aku merasa aneh kok tiba-tiba ada suara orang yang berkata “ yan pindah sana, jangan disini didalam kamar aja” serentak aku terkaget dengat sangat lalu melihat kedepan ternyata ada ibuku memandangiku didepan kamarku sedang tertidur, berarti kejadian yang tadi itu dengan perayaan tahun baru tersebut hanyalah mimpi indahku karena ibu berkata kalau aku tertidur didepan kamar sejak pukul 22.00, jadi gimana mau ngerayain tahun baru kalau tidur jam segitu ujarnya.
seragam
Ukh….. terasa selalu penat dihatiku
Resah ku tak bisa tahan
Dengar ocehan dari bapak guru
Sakit telingaku, perih badanku
Bosan karena selalu itu yang kudengarkan
Terkadang ia marah dengan keadaanku
Karenaku hanya memandang kosong tanpa mengerti
Dengan ajaran yang tak ku ingin mengeri…
Terasa dekat dengan dunia luar sekarang
Karena semua kan kulepas
Atribut, seragam dan seglanya
Yang intinya bercorak sekolah….
Aku kan lepaskan,,,,,,,,,,, semua itu ……………
Dengarkah engkau dunia……
Aku teringat segalanya,,,,,,
Disaat aku menutup mata temanku dengan kata- kata bahagia
Disaat pak guru menghkumku karena tak kukerjakan PR
Disaat dihukum karena tak bawa topi saat upacara..
Kenangan, kenangan, dan kenangan apakah ini yang akan terasa
Berat yang tak bias ku tahan………
Aku rindu atributku, seragamku dan segalanya…………..
Yang membawa hidup menuju impian selanjutnya……………….
Sabtu, 06 Februari 2010
LINDUNGILAH HAK- HAK ANAK
LINDUNGILAH HAK- HAK ANAK
Anak adalah anugerah yang tak ternilai harganya yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa kepada manusia yang berniat mendapatkannya dengan proses- proses yang tidak relatif singkat dalam mendapatkannya, sehingga diperlukan usaha dan kesabaran yang kuat agar mendapat seuatu yang dinakan anak.
Pada dasarnya anak merupakan adalah suatu keinginan orangtua agar dapat memperpanjang jalan keturunan keluarga atau merupakan suatu cita- cita agar dapat meneruskan usaha- usaha dalam keluarga tersebut. Sehingga pada proses anak tumbuh banyak menemui rintangan karena tekanan atau anjuran dari orangtua yang sifatnya dapat merampas hak- hak anak yang seharusnya didapatkan pada masa- masa itu sehingga anak tersebut dapat tumbuh sesuai dengan bakat dan minat yang ada pada dirinya.
Dalam anak merasa tertekan atau terdiskriminasi dengan hak- hak yang telah dirampas oleh orangtua yang tidak memperdulikan tentang anak tersebut yang sebenarnya telah sangat bertentangan dengan UU No.23 Tahun 2002 yang disebutkan dalam pasal 2 dan berbunyi : Penyelenggaraan perlindungan anak berasaskan Pancasila dan berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta prinsip-prinsip dasar Konvensi Hak-Hak Anak meliputi :
a. non diskriminasi;
b. kepentingan yang terbaik bagi anak;
c. hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan; dan
d. penghargaan terhadap pendapat anak.
Tapi pada kenyataan sehari- hari yang terjadi adalah banyaknya anak yang tersisksa oleh aturan- aturan yang berada di lingkungannya karena kurangnya pengetahuan dari orangtua ataupun lembaga- lembaga yang berkaitan dengan anak tersebut. Maka daripada itu apabila itu akantetap teradi, maka anak tersebut secara tidak langsung akan mewarisi sifat dari apa yang telah ia terima pada sekitar lingkungan hidupnya dan hal tersebut dapat dengan cepat tertularkan kepada anak- anak yang lain karena pada dasarnya anak itu sangat cepat menerima pembaharuan sifat apalagi dengan dengan teman sebaya yang selalu dekat dengan dirinya.
Seiring dengan telah gencarnya pemerintah memberikan pemahaman tentang perlindungan anak seperti, sosialisasi pada siswa- siwsa dan terbentuknya Dewan Anak Kota Mataram yang sangat membantu anak dalam menyadarkan dirinya dan lingkungan bahwa peran serta seluruh pihak akan dapat membuat suatu tujuan yang baik dapat terlaksana seperti perlindungan anak yang sesuai dengan Undang- Undang yang berlaku. Maka tidak ada pihak yang dirugikan oleh suatu yang pada dasarnya menguntungkan seluru h pihak yang turut serta dalam perlindungan anak tersebut seningga akan terjalin hubungan kehidupan yang selaras, seimbang dan sejalan dengan apa yang seharusnya dikerjakan.
Kami berharap akan semangat pemerintah yang begitu mengebu- gebu dalam memberi pengetahuan tentang perlindungan anak akan tetap berjalan karena suatu yanag yang baik adalah suatau yang niatnya baik dan berjalan terus menerus tanpa mengenal putus asa karena suatu niat akan mengalami proses dan proses mempunyai ujian yang relatif berat dan pada akhirnya akan mempunyai akhir yang berguna demi seluruh pihak yang mendukung suatu yang baik terjadi yaitu hak – hak anak dapat terlindungi.
Anak adalah anugerah yang tak ternilai harganya yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa kepada manusia yang berniat mendapatkannya dengan proses- proses yang tidak relatif singkat dalam mendapatkannya, sehingga diperlukan usaha dan kesabaran yang kuat agar mendapat seuatu yang dinakan anak.
Pada dasarnya anak merupakan adalah suatu keinginan orangtua agar dapat memperpanjang jalan keturunan keluarga atau merupakan suatu cita- cita agar dapat meneruskan usaha- usaha dalam keluarga tersebut. Sehingga pada proses anak tumbuh banyak menemui rintangan karena tekanan atau anjuran dari orangtua yang sifatnya dapat merampas hak- hak anak yang seharusnya didapatkan pada masa- masa itu sehingga anak tersebut dapat tumbuh sesuai dengan bakat dan minat yang ada pada dirinya.
Dalam anak merasa tertekan atau terdiskriminasi dengan hak- hak yang telah dirampas oleh orangtua yang tidak memperdulikan tentang anak tersebut yang sebenarnya telah sangat bertentangan dengan UU No.23 Tahun 2002 yang disebutkan dalam pasal 2 dan berbunyi : Penyelenggaraan perlindungan anak berasaskan Pancasila dan berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta prinsip-prinsip dasar Konvensi Hak-Hak Anak meliputi :
a. non diskriminasi;
b. kepentingan yang terbaik bagi anak;
c. hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan; dan
d. penghargaan terhadap pendapat anak.
Tapi pada kenyataan sehari- hari yang terjadi adalah banyaknya anak yang tersisksa oleh aturan- aturan yang berada di lingkungannya karena kurangnya pengetahuan dari orangtua ataupun lembaga- lembaga yang berkaitan dengan anak tersebut. Maka daripada itu apabila itu akantetap teradi, maka anak tersebut secara tidak langsung akan mewarisi sifat dari apa yang telah ia terima pada sekitar lingkungan hidupnya dan hal tersebut dapat dengan cepat tertularkan kepada anak- anak yang lain karena pada dasarnya anak itu sangat cepat menerima pembaharuan sifat apalagi dengan dengan teman sebaya yang selalu dekat dengan dirinya.
Seiring dengan telah gencarnya pemerintah memberikan pemahaman tentang perlindungan anak seperti, sosialisasi pada siswa- siwsa dan terbentuknya Dewan Anak Kota Mataram yang sangat membantu anak dalam menyadarkan dirinya dan lingkungan bahwa peran serta seluruh pihak akan dapat membuat suatu tujuan yang baik dapat terlaksana seperti perlindungan anak yang sesuai dengan Undang- Undang yang berlaku. Maka tidak ada pihak yang dirugikan oleh suatu yang pada dasarnya menguntungkan seluru h pihak yang turut serta dalam perlindungan anak tersebut seningga akan terjalin hubungan kehidupan yang selaras, seimbang dan sejalan dengan apa yang seharusnya dikerjakan.
Kami berharap akan semangat pemerintah yang begitu mengebu- gebu dalam memberi pengetahuan tentang perlindungan anak akan tetap berjalan karena suatu yanag yang baik adalah suatau yang niatnya baik dan berjalan terus menerus tanpa mengenal putus asa karena suatu niat akan mengalami proses dan proses mempunyai ujian yang relatif berat dan pada akhirnya akan mempunyai akhir yang berguna demi seluruh pihak yang mendukung suatu yang baik terjadi yaitu hak – hak anak dapat terlindungi.
Langganan:
Postingan (Atom)



